Sabtu, 06 April 2013

Petuah Mama Pus

Setelah bertahun-tahun memelihara pus (dan tergila-gila), untuk pertama kalinya saya bikin tulisan khusus tidak penting soal hewan yang minta diuwel-uwel itu :)

Saya suka kucing. Saya tidak akan meyangkal hal itu. Entah berapa kali mereka 'menolong' saya dalam menjalani hidup ini. Saat saya sedih atau gembira, selalu ada pus-pus di dalam hidup saya. Mereka mungkin datang dan pergi, tapi hampir semua pus mendapat tempat di hati saya.

Nah, cerita soal kitten aka anak pus, saya ada sedikit kekesalan. Ya, saya kesal sekali pada orang-orang yang seenaknya membuangi anak kucing mereka begitu sang induk melahirkan. Halooo, anak kucing itu kurang lebih sama seperti anak manusia. Saat mereka masih bayi, mereka tetap butuh kasih sayang ibunya. Mereka belum mampu berdiri sendiri ....

Kucing-kucing betina saya begitu menyayangi anaknya. Mereka juga merasakan baby blues, terutama para induk yang baru pertama kali beranak. Tapi, saya dapat merasakan betapa besar kasih sayang seorang induk kucing. Cara ia memanggil anak-anaknya begitu khas. Pernah pus saya 'menghilang' beberapa saat dan kembali dengan membawa seekor ikan utuh entah dari mana (untuk empunya ikan, semoga kau merelakan ikanmu) untuk diberikan pada anak-anaknya. Ia lalu hanya duduk mengawasi anak-anaknya sedikit rusuh saat memperebutkan sang ikan. Ada juga  masa-masa saya berulang kali memindahkan bayi pus dari tempat tidur atau lemari pakaian saya karena sang induk berusaha mencari tempat yang nyaman bagi anak-anaknya.

Oke, abaikan bagian di atas. Dari sekian banyak foto pus yang sangat, sangat cute, saya memilih yang ini:

Hanya satu pesan Mama Pus: Dua anak cukup. Jangan lupa KB. Okeh?

Miaw-miaw ini diikutkan di Cat's Giveaway by AHc


5 komentar:

  1. hehe kalau ada kb untuk kucing mungkin sedikit yang buang anak kucing kali ya mbak.. hehehe
    terima kasih partisipasinya. terdaftar

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehe, maksudku sih sbg manusia jg ada baiknya membatasi punya anak krn ibu bkn mesin pembuat anak dan bayi bukanlah anak pus yg ba dibuang kpn saja :)

      Dan tentu jg ada harapan kalau anak2 pus itu dibuang bgt mrk bs mandiri...

      Wish me luck.

      Hapus
    2. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

      Hapus
  2. iyaaa, Mamaku di jatim sering lupa bawa meong2 ke dokter hewan buat KB. Alhasil saat aku pulang, meongku selalu nambah :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Biayanya mahal ga sih? Tp di tmptku ga ada dokter hewan sih...

      Hapus